FeedDapatkan update terbaru blog ini di Twitter kamu, Follow sekarang!

Serat Mencegah Gangguan Tubuh dan Penyakit
0

Dulu, serat seringkali dianggap sebagai makanan yang tidak bermanfaat. Tetapi, dengan berkembangnya pengetahuan tentang sifat-sifat serat, kegunaan serat pun mulai diperhatikan. Terutama dalam mencegah gangguan tubuh dan penyakit akibat perubahan pola makan.

Sejalan dengan membaiknya perekonomian suatu keluarga, pola makan keluarga tersebut juga berubah. Bila dulu mereka lebih banyak makan-makanan jenis sayur-sayuran, dan makanan dengan serat tinggi, sekarang mereka lebih banyak makan-makanan yang mengandung lemak. Perubahan pola makan ini, ternyata mengakibatkan timbulnya berbagai macam gangguan tubuh dan penyakit, antara lain radang usus buntu, polip usus besar, varises dan lain-lain. Hal ini kemudian banyak dihubungkan dengan kurangnya serat-seratan yang ada dalam makanan seseorang.

Akhir-akhir ini, banyak penyakit lain yang kemudian pengobatannya dihubungkan dengan diet (mengkonsumsi) serat, yaitu diabetes mellitus, batu empedu, kegemukan (obesitas) dan lain-lain.

Serat Mencegah Gangguan Tubuh dan Penyakit

Sudah terbukti, bahwa serat bisa mencegah terjadinya gangguan tubuh dan penyakit. Beberapa penyakit yang dapat dicegah adalah :

1. Sembelit.

2. Benjolan pada usus besar.

3. Kanker usus besar

4. Pengerasan pembuluh nadi dan penyakit jantung koroner.

5. Kegemukan dan diabetes.

6. Wasir.


Umumnya, fungsi serat dalam mencegah penyakit dan gangguan tubuh adalah mempercepat waktu feses dalam alat pencernaan. Hal ini otomatis akan mempercepat pula pengeluaran feses dalam tubuh, yang juga berarti mempercepat keluarnya kuman maupun bibit penyakit dari dalam tubuh. Oleh karena itu, usahakan makan-makanan yang berserat cukup, agar waktu singgah feses dari alat pencernaan tidak terlalu lama.


Bahan Makanan yang Mengandung Serat

Secara fisiologis, serat yang berguna dalam diet seseorang adalah bagian dari bahan makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan. Jenis serat ini tidak dapat dicerna oleh enzim pencernaan manusia. Oleh para ahli, serat jenis inilah yang dianggap berperan sebagai pencegah penyakit.

Semua bahan makanan yang berasal dari tumbuh-tumbuhan, merupakan sumber serat dalam diet. Pada makanan dengan susunan gizi lengkap, terkandung serat sebanyak 8,5 gram setiap 100 gram makanan tersebut. Roti-rotian baik yang berwarna coklat dan putih masing-masing mengandung 5,1 gram dan 2,7 gram serat pada setiap 100 gram roti yang dimakan. Pada kentang, jumlah serat yang dikandung sebanyak 2,5 gram untuk setiap 100 gram bahan tersebut.

Sayur-sayuran dan buah-buahan juga mengandung serat-seratan. Untuk sayuran, jumlah serat yang dikandung antara 2,5 sampai 3,5 gram pada setiap 100 gram bahan. Sedang pada buah-buahan jumlah serat yang dikandung sebanyak 3 gram untuk setiap 100 gram bahan.

Pada penduduk dengan makanan pokok beras seperti di Asia, dalam makanan sehari-harinya terkandung serat sebanyak kira-kira 40 gram per hari. Sedang penduduk dengan makanan jagung sebagai makanan sehari-harinya memperoleh serat-seratan sebanyak 50-150 gram sehari.

Bagikan posting ini :

0komentar:

Post Your Comment (Anda mencari form komentar lama?)