FeedDapatkan update terbaru blog ini di Twitter kamu, Follow sekarang!

Merawat Laptop yuk..!!










Beli laptop udah….!! Hm…. Tinggal kita merawatnya…, ya kan!!
Kita udah tahu kan laptop itu, yapz perangkat komputer jinjing ini mulai banyak diminati dikalangan masyarakat, apalagi kini banyak tersedia laptop-laptop berharga miring. Dengan laptop pun banyak keuntungan yang bisa kita rasakan, mulai dari kemudahannya untuk dibawa kemana-mana, bisa akses internet dimana kita suka (asal tersedia hotspot area) dengan biaya yang relatif lebih murah dan cepat, dan masih banyak yang bisa kita rasakan kelebihannya kala menggunakan komputer jinjing ini. Namun disamping banyaknya kelebihan dan keuntungan yang kita dapatkan tadi, laptop tetaplah beda dari komputer biasa yang kita gunakan sehari-hari, perangkat di dalamnya tentunya sudah berbeda yaitu didesain sekecil mungkin agar bisa dijinjing kemana-mana. Oleh karena itu pula laptop memerlukan perawatan yang lebih. Ok, mari kita belajar bersama merawat dan menggunakan laptop dengan benar. Ini dia mari kita simak bersama.

”Casing”
Casing adalah tempat atau wadah menyimpan rangkaian komponen komputer, merupakan bagian laptop yang berhubungan langsung dengan dunia luar (debu, uap air, dan suhu). Oleh karena itu, secara teratur, bersihkan casing laptop dengan menggunakan kain lembut yang dibasahi sedikit deterjen. Sebaiknya gunakan deterjen yang tidak mengandung zat alkalin. Akan lebih baik lagi jika menggunakan cairan pembersih khusus dan lap khusus yang bisa didapat di toko-toko komputer.

“Keyboard”
Letak tombol keyboard yang saling berhimpitan dengan sela yang sempit sering menyebabkan debu, kotoran, dan remah-remah bersembunyi di sela-sela tombol. Gunakan vacuum cleaner mini untuk membersihkan kotoran dan remah remah yang tersembunyi di celah-celah keyboard. Alternatif lain adalah dengan menyemprotkan udara di antara tombol-tombol keyboard. Atau bisa juga menggunakan kuas halus.

Hampir 80 persen kerusakan keyboard disebabkan adanya benda cair yang masuk ke sela-sela keyboard. Oleh karena itu, jauhkan keboard dari bahan yang berbentuk cairan, walaupun beberapa merk laptop mempunyai kelebihan antiair terhadap keyboard-nya. Jika tanpa sengaja tersiram air, segera matikan laptop kemudian balikan posisi keyboard untuk membuang tumpahan air, biarkan laptop sampai benar-benar kering sebelum kembali dinyalakan.

"Layar"
Kebanyakan laptop menggunakan layar LCD (liquid crystal display) atau layar kristal cair. Seperti tercermin dalam namanya, LCD dibentuk oleh cairan kristal untuk menghasilkan gambar. Karena tipis atau rapuh, layar ini sangat sensitif dan mudah terkena goresan. Jika harus menunjuk sesuatu pada layar dengan jari atau pulpen, jagalah agar pulpen atau jari kita tidak mengenai layar atau menekannya terlalu keras. Untuk membersihkan layar, gunakan kain lembut yang kering. Ingatlah untuk tidak menekan layar terlalu keras saat membersihkan layar.

Jika memakai pembersih, jangan menyemprotkan langsung pada layar, karena bisa menyebabkan pemukaan LCD menjadi belang. Jangan gunakan cairan pembersih plastik atau glass cleaner sembarangan karena bisa merusak lapisan pelindung yang berfungsi mencegah sinar memantul. Kalau tidak ada cairan pembersih khusus tersebut, sebaiknya menggunakan air yang dicampur sedikit sabun mandi. Bersihkan layar dari satu arah, misalnya dari atas ke bawah atau dari kiri ke kanan.

"Baterai"
Ada baiknya saat mulai mengisi baterai jangan gunakan baterai sebelum terisi penuh. Jika menggunakan baterai baru yang akan diisi pertama kali, baterai itu mungkin tidak terisi sepenuhnya karena karakteristik bahan kimia di dalamnya. Untuk mendapatkan kinerja yang optimum, seluruh sel baterai tersebut harus diaktifkan. Caranya dengan mengisi dan mengosongkan sepenuhnya baterai laptop sebanyak tiga kali berturut-turut. Hal ini juga berlaku untuk baterai yang lama tersimpan atau tidak terpakai selama beberapa bulan.

Jika menggunakan baterai nikel metal hidrida (Ni-MH), cobalah untuk mengosongkan baterai sepenuhnya setiap beberapa waktu (minggu/bulan) sekali. Pengosongan total ini ditandai modus hibernasi atau indikator baterai menunjukkan tingkat 0 persen. Pada situasi ini, kita bisa mencolokkan adapter laptop dan mengisi baterai sampai indikator menunjukkan tingkat 100 persen.

Jika berencana menyimpan laptop dalam jangka waktu lama, lepaskan baterai dari laptop dan simpan dalam tempat yang sejuk dan kering. Tempat yang bisa dipakai untuk menyimpan baterai ini misalnya ruang berpendingin udara atau ruang dengan sirkulasi udara yang cukup baik.

Jangan membiarkan baterai di laptop lebih dari satu bulan tanpa menghubungkannya dengan adaptor AC (mengisi ulang). Hal ini untuk mencegah over discharger karena akan merusak baterai tersebut.

Bagikan posting ini :

1 komentar:

Post Your Comment (Anda mencari form komentar lama?)