Tempatnya tips dan trick, software gratis, antivirus review dan software review.

Menggunakan Tab di Microsoft Office


Kita pasti sering mendengar dan memakai aplikasi yang menggunakan tab, seperti tabbed browser. Nah... sekarang kita bisa membuat Office jadi mempunyai tab-tab seperti browser kamu. Dengan adanya tab-tab ini kita bisa menghemat ruang di taskbar, dan membuat pekerjaan kita lebih nyaman dan gak ribet.

Tips setting Openoffice.org

Openoffice.org sekarang ini merupakan software office alternatif yang mulai dilirik, karena mempunyai kemampuan yang tidak kalah unggul dengan Microsoft office, dan tentunya selalu ditingkatkan dan dikembangkan oleh Sun Microsystem sebagai perancangnya.

Namun bagi pengguna awal mungkin agak kesulitan untuk mensetting software office ini. Awalnya saya juga agak bingung, namun setelah utak-utik dan liat tutorialnya akhirnya dapat menemukan settingan yang pas.

Dengan mensetting openoffice.org secara tepat, maka dalam penggunaan selanjutnya akan lebih mudah utamanya dalam melakukan aktifitas pemasukan data ataupun pengaturan yang lain, mengenai format halaman misalnya.

Untuk mengubah settingan-settingan pada openoffice tersebut kita dapat menemukannya pada menu Tools > Options …












Pada menu Options ini terdapat settingan menyeluruh yang terdapat untuk Openoffice.Berikut ini settingan penting yang menurut saya perlu diatur:

1. Pada bagian Openoffice.org
Pada bagian ini terdapat beberapa settingan penting yaitu User Data, isilah data anda seperlunya pada bagian ini, kemudian pada bagian Memory seperti pada postingan kemarin, settingan ini berhubungan dengan penggunaan memory yang digunakan untuk openoffice, settingan yang tepat akan membuat kerja openoffice lebih leluasa.

2. Pada bagian Load/Save
pada bagian ini terdapat settingan tentang pembukaan dan penyimpanan dokumen-dokumen. Settingan yang penting yang biasanya saya ubah adalah Save Autorecovery pada tab General, settingan ini berkaitan dengan lamanya waktu menyimpan otomatis dokumen yang sedang terbuka, fasilitas ini bermanfaat bila tiba-tiba komputer mati atau saat openoffice crash dan belum sempat menyimpan dokumen maka openoffice dapat membuka kembali dokumen tersebut berdasarkan simpanan terakhir. Aturlah berapa menit sekali Save Autorecovery akan dijalankan, misalkan saja 5 menit.

3. Pada bagian Language Settings
Di bagian ini menurut saya merupakan setingan yang penting. Karena berkaitan dengan settingan bahasa serta format penulisan yang berkaitan dengan wilayah, maka pada bagian ini pilih Indonesia, kemudian contreng bagian Decimal Separator key (Same as local setting), dan untuk Currency (mata uang) pilih IDR Indonesia (Rp).

4. Bagian Openoffice.org Writer
pada bagian ini terdapat beberapa settingan penting, untuk format ukuran klik pada pada tab General dan rubah Measurement Unit menjadi centimeter. Kemudian setting yang juga cukup penting dapat kita temua pada Basic Fonts, dapat kita atur font apa yang akan digunakan sebagai default.

Itulah beberapa settingan yang menurut saya penting dan perlu untuk kita atur agar nantinya saat kita membuat dokumen dapat lebih mudah.

Info : untuk belajar openoffice.org selengkapnya, nanti akan saya post di Blog saya yang satu ini.

Microsoft Office 2007 Service Pack 2 direlease

Pada tanggal 28 April kemarin, Microsoft merilis update Service Pack 2 untuk Office 2007. Dalam update tersebut terdapat perbaikan terhadap bug-bug dan peningkatan di sisi security. Selain itu juga terdapat penambahan fitur yang menurut saya cukup berguna yaitu kemampuan untuk membuka dan menyimpan dokumen berformat ODF (Open Document Format), format dokumen yang umum digunakan pada perangkat office opensource seperti OpenOffice.org. Lalu fitur untuk menyimpan file dalam format PDF / XPS sudah disertakan sehingga pengguna tidak perlu lagi untuk menginstall add-in lainnya. Peningkatan lainnya yang mungkin berguna adalah fasilitas untuk meng-ungroup SmartArt Graphics.















Service Pack 2 untuk office 2007 ini berbentuk installer tersendiri, jadi tidak disertakan dalam installer office. Installer ini berukuran 290 Mb, dapat didownload disini.

Ini dia daftar lengkap perbaikan dan peningkatan fitur di Office 2007 SP2 :
Access
• The ability to export reports to Excel has been added.
• Fixes for issues with the import data wizards, report printing and previewing, macros, Excel integration, and date filters.
• Updates to Access Developer Extensions are now included in SP2.

Excel
• The charting mechanism has improved robustness and targeted performance improvements.
• A chart object model has been added to Word and PowerPoint.
• Improved printing of graphical content, especially on PCL printers.

Groove
• Improved form tools.
• Synchronization reliability has been improved.

InfoPath
• Increased compatibility between InfoPath forms and other Microsoft products, such as Groove and Outlook.

OneNote
• SharePoint synchronization has been improved which helps reduce the load on
• SharePoint servers and produce fewer errors.

Outlook
• Performance in startup, shutdown, view rendering, and folder switch has been improved.
• Calendar updates, search, and RSS are more reliable.
• The object model has been improved.

PowerPoint
• Resaving of files is faster.
• Several printer-specific problems have been fixed.
• The Microsoft Office Excel Chart Object Model has been more fully integrated.

Project
• The scheduling engine, Active Cache, and Gantt charts all have improvements.
• There is additional reliability with earlier versions of the .mpp format.

Publisher
• Fixes have been made in the following areas: print preview, compatibility with Internet Explorer 8, e-mail on Windows Vista, and saving to the Content library.

Visio
• Improved compatibility with other Microsoft products in several key scenarios, such as inserting Visio drawings as linked objects in PowerPoint or Word, exporting reports to Excel, and saving drawings as Web pages for browsing in Internet Explorer 8.

Word
• Fidelity of PDF and XPS output has been enhanced.
• Fuller integration of the Microsoft Office Excel Chart Object Model.

Daftar diatas diambil dari situs Microsoft Update Product Team Blog.


Tampilan office lama di Office 2007












Apakah anda menggunakan Microsoft Office 2007 atau pernah melihatnya saja? Jika memang iya, tentunya kita melihat banyak perubahan yang dilakukan Microsoft terhadap perangkat office nya ini terutama pada sisi tampilan menu, walaupun juga terdapat beberapa fungsi baru dan peningkatan fasilitas yang lumayan banyak, tapi dapat kita lihat yang paling mencolok adalah pada perubahan tampilan di Office 2007.

Dimana dapat dikatakan tampilan office dirombak total, yupz di office 2007 ini kita tidak akan melihat lagi drop down menu yang begitu banyak, digantikan oleh tampilan Ribbon yang dikelompokkan menjadi beberapa tab menu. Fungsi-fungsi serta menu-menu yang sama dikelompokkan menjadi satu ribbon.

Namun dengan tampilan yang baru ini, tidak sedikit orang yang belum bisa menyesuaikan diri menggunakannya karena penempatan menu dan fungsi yang agak berbeda. Tidak jarang ada yang bertanya ‘mana menu itu?. Mana menu ini? Menu File nya mana?, dsb.’ Saya pun juga pernah kebingungan mencari menu-menunya.

Sebenarnya jika jeli dan bisa menyesuaikan menggunakannya, tidak sulit untuk memakai office 2007 ini karena menurut saya menunya lebih simple dan sudah ada semua di ribbon, sesuai prinsip dari Office sendiri WYSIWYG (What you see is what you get). Tapi jika menghendaki tampilan office lama di office 2007, kita dapat melakukannya dengan memasang add-in.

Tapi ternyata kebanyakan aplikasi add-in untuk dapat menampilkan tampilan office lama ini banyak yang non-free atau kebanyakan berbayar, namun ada 1 yang versi gratisan yaitu RibbonCuztuomizer 1.1 Starter Edition, yang mempunyai beberapa keterbatasan dibanding dengan versi Profesionalnya. Yaitu customasi nya yang terbatas dan ada beberapa toolbar yang masih kurang di versi Starter ini.

- Untuk menggunakannya download dulu RibbonCustomizer disini, dan double klik pada installernya untuk memulai menginstall.

- Kemudian buka Office 2007, klik menu tab View. Pada menu paling kanan sudah terdapat menu Customize Ribbon, untuk mulai memakainya klik menu arrow Customize Ribbon.

- Sorot Customization Schemes dan pilih posisi yang diinginkan, RibbonCustomizer – Classic UI at first tab berarti menempatkan pada tab view pertama, sedangkan RibbonCustomizer – Classic UI at last tab menempatkan pada tab view terakhir.

- Setelah itu muncul tab “Classic UI”, klik tab tersebut.

Nah itu dia tampilan office classic telah terdapat di office 2007, beberapa fungsi belum terdapat misal toolbar drawing belum ada dapat kita gantikan dengan menu Ribbon Insert. Selamat mencoba.




Tips Mempercepat OpenOffice

Tips Mempercepat OpenOffice

OpenOffice merupakan aplikasi office suite buatan Sun Microsystem Inc. yang sekarang ini banyak juga digunakan, bersaing dengan produk Microsoft Office. Sebagai produk yang OpenSource dan juga free openoffice mempunyai kemampuan yang tidak kalah jika dibandingkan dengan Microsoft Office, banyak sekali fitur-fitur yang dimilikinya bahkan saya rasa beberapa fitur lebih unggul dari pada produk office suite keluaran Microsoft.

Namun seringkali banyak yang mengeluh openoffice ini lambat banget saat start aplikasinya, serta berjalan begitu lambat ketika digunakan apalagi digunakan pada komputer dengan spek rendah (dengan kapasitas memori sedikit). Tapi sekarang bukan masalah lagi, karena kita dapat mempercepat Openoffice agar lebih nyaman digunakan.
Prinsip dari yang akan kita lakukan untuk mempercepat openoffice adalah mengurangi undo steps dan menambah ruang memori yang akan digunakan OpenOffice.
Sebenarnya tips ini sudah banyak yang membahas, namun mungkin masih ada yang belum tahu, ok deh mari kita mulai aja :
Tips ini dapat di lakukan di OpenOffice under Windows atau Linux.

Jalankan OpenOffice.org, klik menu Tools>Options. Kemudian klik menu Memory di sebelah kiri, ubah nilai setingan seperti dibawah ini

-Number Of Steps: 30
-Use for Open Office: 128
-Memory per Object: 20
-Number of Objects: 20

Nah, sekarang tutup OpenOffice dan kemudian jalankan kembali. Gimana udah kerasakah kecepatannya?
Back To Top